INFORMASI sebagai berikut bisa menjadi inspirasi untuk para blogger dengan niche blog berita --ngeblog dengan konten berita, baik produksi sendiri maupun repos dari media-media mainstream (arus utama).
Dalam wawancara blak-blakan dengan Jawa Pos, admin blogger berita yang nama blog atau situsnya "mudah ditebak" itu menuliskan, ia mendapatkan pendapatan dari Google AdSense sampai Rp30 juta masing-masing bulan dengan jumlah pengunjung 800 ribu pengunjung web per hari.
Hampir seluruh berita yang dimuat bukan artikel sendiri, tetapi rewrite atau repos, paling tidak dengan mengolah judul menjadi lebih sensasional dan provokatif, dan tetap melafalkan sumbernya di unsur akhir. Biasanya berita dipungut dari media-media online mainstream, laksana Republika, Tempo, Kompas, Detik, Okezone.
Pantauan CB, ketika ini blog berita yang tidak jarang disebut Media Abal-Abal oleh Dewan Pers ini memakai platform blogger dengan Template Blogger MagOne dan di-custom domain.
Berdasarkan keterangan dari admin blog berita yang sejumlah kali ganti domain katena ditutup tersebut, tadinya ia mengusulkan situs berita semenjak Juli 2015.
Saat itu, berita yang dimuat lebih mempunyai sifat mengkritisi Pilkada di daerahnya. Setelah tersebut ia mulai melebarkan sayap ke perkabaran skala nasional yang memang tampak lebih ”menjanjikan”.
Awalnya, website dikelola lima orang, tiga orang menjadi pengarang dan dua menjadi admin medsos. Tapi, terdapat satu anggota yang keluar, akhirnya kini tinggal berempat.
Cara Membuat Berita
Disebutkan, ia tidak menciptakan berita baru, melainkan melulu me-repost dari media-media mainstream laksana Jawa Pos, Kompas, Tempo, dan sebagainya. Sumbernya pun disertakan berupa link aktif.
"Bedanya, kami berani mengubah judulnya menjadi lebih frontal. Kalau media mainstream kan terbelenggu kode etik, nah kami bebas. Dengan judul yang frontal itu, berita jadi lebih viral dan dikritisi tidak sedikit orang," katanya.
Konten berita tidak jarang kali ambil dari berita mainstream, pun memuat sejumlah berita opini dari tokoh-tokoh yang punya satu pandangan.
Misi idealnya menciptakan blog berita ialah mengimbangi media-media online yang mayoritas pro-pemerintah.
"Nah, kami muncul untuk mengimbangi buzzer pemerintah tersebut. Tapi, pemerintah nggak pernah mempersoalkan media yang pro sama mereka tuh. Cuma media kontra laksana kami yang dipermasalahkan," katanya.
"Waktu website kami diblokir, kami sempat kirim e-mail keberatan ke Kominfo. Kominfo hendak kami meminimalisir berita provokatif.
Kami setuju, namun belum direspons lagi sama mereka. Akhirnya, kami bikin domain baru saja."
Penghasilan AdSense Hingga 30 Juta!
Ia mengatakan, website yang ditutup itu menjangkau 800 ribu pengunjung web per hari. Dengan pengunjung web segitu, pihaknya mendapat Rp 25–30 juta masing-masing bulan dari Google Ads.
Pendapatan itu dipecah rata untuk semua anggota tim. Satu orang kira-kira mendapat Rp 5 juta.
"Tapi, sebab situs kami kini baru, visitor-nya juga menurun. Hanya 100–120 ribu orang per hari," jelasnya.
"Akibatnya pendapatan dari iklan menurun. Di website yang baru ini, kami sedikit meminimalisir berita kritik terhadap pemerintah. Ya, bila dihitung, 70 persen berita kritik, 30 persen berita netral. Meski berita netral, pembaca website ini seringkali tetap berkomentar negatif."
Demikian sekadar berbagi daftar tentang blog berita yang mendapatkan pendapatan dari AdSense sampai 30 juta per bulan! Wow! Jika kita tertarik buat situs berita dengan platform blogger.
Awas, tidak boleh menjadi penyebar berita palsu alias Hoax ya, nanti ditutup lho. Dosa pun nyebarin berita bohong! Repos aja dengan melafalkan sumber, edit, tambah info sampai-sampai jadi makin lengkap, dan tersebut sah
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 Response to "Blog Tentang Berita Menjadi Alternatif Penghasilan Rp 25 - 30 Juta Per Bulan"
Post a Comment